Sponsors Link

VCT – Pendampingan untuk Pasien HIV AIDS

Sponsors Link

Konseling dan tes sukarela (VCT) adalah proses di mana seorang individu menjalani konseling. Pada proses ini akan memungkinkan pasien dengan HIV dapat membuat pilihan berdasarkan informasi tes HIV yang di dapatkanya. Pilihan yang akan dihadapinya tentu saja terkait dengan pilihan pengobatan dan perawatan yang akan dijalani oleh pasien dengan HIV.

ads

Dalam beberapa tahun terakhir, tes HIV dibuka dan diharapkan dapat dilakukan secara sukarela. Bersamaan dengan itu ditambahkan fasilitas konseling pra dan paska tes. Sebab, konseling ini amat penting dalma upaya untuk pencegahan dan perawatan nasional dan internasional HIV AIDS pada pasien. Program ini merupakan bagian dari rangkaian cara mencegah aids pada anak.

Berikut beberapa tahapan yang dilakukan dalam layanan VCT.

  1. Pasien datang dengan sukarela ke lembaga tes HIV

Dalam pelaksanaan konseling dan tes sukarela VCT, sesuai dengan nama dan tujuannya, tes dan konseling di sini tidak dilakukan secara paksa dimana pasien dengan HIV AIDS harus datang dan memanfaatkan layanan tes dan konseling HIV. Melainkan pasien haruslah menjadi pihak yang pertama kali datang dan mencari layanna tes konseling HIV AIDS dengan tujuan untuk mempelajari status mereka. Termasuk juga mempelajari efek cd4 rendah pada tubuhnya.

  • Pasien Mendapatkan Pengujian dan Konseling

Setelah pasien datang ke lembaga tes dan konseling (VCT) HIV AIDS, pasien akan diterima oleh petugas sehubungan dengan pengujian dan konseling. Pengujian dan konseling akan diprakarsai oleh petugas dari penyedia (PITC).

Tes dan konseling HIV direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan kepada orang yang menghadiri fasilitas perawatan kesehatan. Tujuan utamanya adalah menemukan hasil klinis spesifik dan layanan medis khusus untuk pasien yang datang ke pusat layanan. Di pusat layanan ini, pasien juga dapat berkonsultasi tentang obat pengganti ARV yang tepat sesuai dengan usia dan daya tahan tubuhnya.

  • Petugas akan Merekomendasikan Tes dan Layanan Konseling

Setelah dilakukan tes, pasien yang sudah mendapatkan hasil tes kesehatan lengkap dengan gejala atau tanda penyakit yang dapat dikaitkan dengan HIV. Penyedia layanan atau penanggung jawab tes yang bersangkutan akan memberikan saran atau rekomendasi bahwa pasien sebaiknya melaksanakan tes dan layanan konseling ke dokter khusus, termasuk juga terkait dengan jenis obat ARV yang harus didapatkan oleh pasien.

Mansjemen klinis rutin akan memberikan surat rekomendasi yang perlu dibawa tersebut kepada pasien. Di sini pun, pasien bisa meminta saran cara ampuh menaikkan cd4 berdasarkan hasil tes.

  • Pasien Berhak Menolak atau Menerima Rekomendasi Tes

Kepada pasien yang sudah menerima hasil tes dan mendapatkan saran atau rekomendasi melakukan tes dan konseling tahap selanjutnya, dibebaskan untuk menerima atau menolak rekomendasi tersebut.

Sponsors Link

Pada dasarnya, layanan kesehatan hanyalah penyedia fasilitas, mereka tidak berhak ikut campur dalam pengambilan keputusan akhir oleh pasien. Pasien berhak menolak rekomendasi tes dan konseling HIV, serta pemeriksaan CD4 jika mereka tidak ingin pengujian dilakukan. Bahkan termasuk ketika pasien disarankan untuk menerima fungsi obat ARV, jika pasien merasa obat pengganti lebih baik untuknya, maka dokter tidak boleh memaksa.

Fasilitator hanya bertugas menyediakan, jika pasien sendiri tidak datang secara sukarela dan membutuhkannya, dokter juga tidak akan tahu siapa saja yang membutuhkannya. Tanpa data pemeriksaan awal, dokter juga akan kesulitan untuk membantu pasien, karenanyalah proses pengobatan harus dimulai dari keinginan pasien itu sendiri.

  • Pasien Menerima Rekomendasi Klinis

Jika pasien menerima rekomendasi klinis tes dan konseling (VCT) maka mereka akan datang ke departemen VCT dan mendapatkan tes dan konseling tingkat lanjut berdasarkan data tes sebelumnya. Petugas VCT akan mempergunakan hasil tes sebelumnya sebagai dasar untuk membantu pasien yang terindikasi terpapar HIV atau pun yang sudah positif HIV. dari hasil tes lanjutan kemudian petugas VCT dapat merekomendasikan pengobatan yang sebaiknya diambil oleh pasien yang sudah datang kepadanya.

Sponsors Link

Di sini, dokter pun dapat memberikan rekomendasi klinis untuk mengurangi efek samping obat ARV yang sudah dikonsumsi oleh pasien dengan HIV AIDS. Sebagaimana fungsi dan tugasnya sebagai fasilitator untuk menjembatani kebutuhan pasien HIV dengan obat yang sulit dijangkaunya, VCT akan memberikan rekomendasi yang tepat kepada pasien jenis obat yang harus diperoleh, perawatan dengan dokter tertentu, maupun tahapan perawatan khusus yang seharusnya diperoleh oleh pasien dalam waktu dekat.

Sejauh ini, dengan adanya VCT telah ada banyak temuan yang positif bahwa VCT dapat membantu pasien mengurangi perilaku seksual berisiko terkait HIV. selama konseling, petugas dapat menegaskan pentingnya sebagai strategi pencegahan HIV kepada pasien dan pasien meneruskannya kepada lingkungannya.

Meski demikian masih diperlukan penelitian dan mobilitas strategi konseling kepada masyarakat guna membantu masyarakat kaitannya dengan fungsi VCT untuk HIV.

Sekali lagi, fasilitas konseling ini hanya bisa berjalan dengan bantuan dan kerjasama dari masyarakat serta pasien HIV AIDS itu sendiri. jika mereka tidak terbuka menyambut VCT, maka VCT juga tidak dapat melakukan tugasnya. Semuanya berawal dari pasien dan akan kembali kepada pasien, di mana sebagai subyek utama yang akan menerima manfaat dari hasil peneletian dan konseling oleh VCT.

, , ,
Post Date: Monday 31st, December 2018 / 08:36 Oleh :
Kategori : Pengobatan