Sponsors Link

10 Tanda Tanda Terkena HIV yang Patut Diwaspadai

Sponsors Link

Penyakit HIV atau aids masih tergolong penyakit berbahaya. Bahkan, hingga saat ini, obat yang fix untuk penderita aids bertahan hidup masih belum ditemukan. Maka dari itu, tanda-tanda terkena HIV harus dikenal sejak dini. Sehingga nantinya, tindakan penanganan awal bisa dilakukan sesegera mungkin.

ads

Berikut ini beberapa tanda tanda terkena HIV beserta penjelasannya. Sebuah narasi yang sudah populer bahkan para medis juga banyak yang mengungkapkannya. Semoga ini bisa menjadi pedoman bagi anda sehingga keterlambatan penanganan tidak lagi terjadi.

  1. Demam Ringan

Tanda pertama adalah demam ringan. Demam jenis ini hanya berjalan di ukuran 39 Derajat celcius. Biasanya, gejala demam HIV juga diikuti dengan peradangan pada kelenjar getah bening bukan akibat tanaman untuk meningkatkan cd4, hingga gangguan tenggorokan.

Jika tidak segera teratasi, virus akan menyebar ke arah sel utamanya sel yang berhubungan dengan imunitas atau sel kekebalan tubuh. Jika virus sudah melakukan serangan di sana, inflamasi atau pembengkakan akan terjadi.

  1. Mudah Lelah

Pembengkakan di dalam imunitas akibat virus HIV, membuat energi terkuras sehingga stamina menurun. Efeknya, anda akan mudah lesu dan kelelahan. Beraktivitas sedikit saja, keringat dingin bercucuran dan nafas tersengal-sengal. Padahal sudah mengkonsumsi makanan setelah minum arv.

  1. Gangguan Sendi

Gejala aids atau HIV salah satunya adalah muncul gangguan sendi. Termasuk di dalamnya serangan nyeri otot. Gejala inilah yang terkadang disepelekan oleh penderita. Pasalnya, nyeri otot juga gejala untuk penyakit lain seperti flu, hepatitis bahkan mononucleosis.

Pada umumnya, gejala nyeri otot untuk HIV bersamaan dengan pembengkakan di dalam kelenjar getah bening. Posisi terjadinya bermacam-macam. Bisa di area pangkal paha, leher samping serta bisa juga di bagian ketiak. ini yang merusak tujuan pencegahan hiv.

  1. Sakit Tenggorokan

Sakit kepala yang disertai gejala sakit tenggorokan harus diwaspadai. Karena tanda-tanda ini bisa merujuk pada gejala aids yang awal. Maka dari itu, langkah terbaik untuk mendeteksinya adalah melakukan diagnosis HIV sesegera mungkin. Tujuannya adalah supaya diketahui gejala atau penyebab yang sebenarnya.

  1. Ruam Kulit

Jika muncul warna kemerahan pada kulit yang disertai ruam, padahal anda tidak mengalami alergi suplemen yang dapat meningkatkan cd4 maupun akibat efek samping obat, maka segera lakukan cek HIV. Pasalnya, gangguan ini juga menjadi gejala sistem kekebalan tubuh yang mulai lemah.

Walaupun begitu, anda tidak perlu panik terlebih dahulu. Karena ruam kulit juga disebabkan oleh gejala penyakit lain. Namun, jika beberapa hari diobati, gangguannya tetap tidak hilang, baru lakukan pemeriksaan HIV yang lebih serius.

Sponsors Link

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening merupakan satu organ yang fungsinya identik dengan sistem kekebalan tubuh (imunitas). Maka dari itu, virus anti imun penyebab penyakit sipilis biasanya juga memengaruhi kesehatan kelenjar ini. Bahkan virus HIV bisa membuat kelenjar getah bening mengalami pembengkakan.

Memang, pembengkakan kelenjar getah bening tidak semata akibat virus HIV. Apalagi jika disertai dengan gejala demam. Akan tetapi, jika gangguan ini menyerang hampir semua lokasi kelenjar, seperti di leher, pangkal paha dan ketiak, dan tidak juga sembuh, berarti ada masalah degan imunitas. Melakukan tes HIV merupakan langkah tepat untuk menyelesaikannya.

  1. Penurunan Berat Badan

Jika virus sudah masuk ke sistem imun, gejala berat badan menurun drastis akan terjadi sebagai bagian cara penyebaran aids. Pada umumnya hal ini disebabkan oleh diare yang kronis. Dalam beberapa kasus juga diiringi dengan terjadinya mual dan muntah.

  1. Pneumonia

Pneumonia merupakan tanda-tanda HIV yang ke delapan. Gejala ini yang paling mengkhawatirkan karena setiap orang bisa mengalaminya. Batuk, demam tinggi dan sesak napas merupakan gejala pneumonia. Jika gangguan tidak kunjung sembuh, berarti ada penyakit lain yang sedang menyerang.

Maka dari itu, ketika gejala pneumonia muncul, segera lakukan pemeriksaan sekaligus tes HIV. Fungsinya adalah melakukan pencegahan sejak dini.

Sponsors Link

  1. Berkeringat di Malam Hari

Orang yang mengalami HIV aids atau kelompok yang beresiko tinggi terkena aids akan selalu berkeringat di malam hari. Padahal, pada saat itu, kondisi dingin dan tidak panas. Pada umumnya, keringat ini keluar saat pasien menjelang mau tidur.

Walaupun begitu, tidak semua gejala berkeringat di malam hari merupakan gejala HIV. Bisa jadi itu akibat dari gejala penyakit paru-paru basah dan lain sebagainya. Maka dari itu, pemeriksaan hal yang penting. Sehingga bisa diketahui penyebab sebenarnya dari gejala tersebut.

  1. Infeksi Jamur

Tanda tanda terkena HIV dan penyebab hiv pada bayi selanjutnya adalah tubuh diserang  virus secara radikal. Serangan ini tidak hanya menimpa satu organ saja, melainkan cukup banyak organ dengan waktu yang relatif bersamaan.

Jamur akan menyerang kuku, kulit hingga lipatan kulit yang tersembunyi seperti selangkangan, ketiak, belakang lutut dan lain-lain. Gangguan ini muncul, akibat sistem kekebalan tubuh sudah lemah. Sehingga jamur mudah sekali melakukan serangan.

Itulah beberapa tanda tanda terkena HIV aids dan efek samping ARV pada ibu hamil yang harus diwaspadai. Mari hindari penyakit ini jika ingin eksistensi kehidupan tetap terjaga.

, , , ,
Post Date: Tuesday 28th, May 2019 / 06:35 Oleh :
Kategori : Info HIV AIDS