Sponsors Link

6 Penyebab Penyakit Sifilis yang Dapat Menginfeksi Anda!

Sponsors Link

Pernahkah anda mendengar tentang penyakit menular seksual sifilis? Mungkin bagi beberapa orang, penyakit menular seksual sifilis masih terdengar asing di telinga. Bahkan tidak jarang yang mencampuradukkan penyakit menular seksual sifilis dengan gonore. Padahal keduanya jelas berbeda. Sebenarnya, apa sih pengertian penyakit menular seksual sifilis?

ads

Sifilis, dikenal juga dengan nama raja singa, adalah penyakit menular seksual yang langsung menyerang organ intim penderitanya. Pada pria, infeksi ini menyerang saluran air seni bahkan dapat merambat ke kepala zakar, hingga menyebabkan kencing bernanah. Pada wanita, infeksi ini menyebabkan selaput lendir meradang, gatal-gatal hingga luka di sekitar vagina, dan pada puncaknya mengakibatkan keluarnya lendir bernanah dari organ intim.

Terdengar sangat berbahaya, bukan? Dampak penyakit menular seksual sifilis tidak hanya terlihat pada organ intim saja. Penyakit menular seksual sifilis juga dapat menyerang kulit, mulut, system saraf, bahkan jantung. Dalam kondisi ekstrim, penyakit sifilis juga dapat menyebabkan kematian.

Lalu apakah yang menjadi penyebab dan asal penyakit menular seksual sifilis? Apakah asal penyakit sifilis sama dengan penyakit menular seksual lainnya, seperti asal penyakit AIDS misalnya? Tentu saja tidak. Jika penyakit AIDS disebabkan oleh virus, maka penyakit sifilis ini disebabkan oleh salah satu bakteri spiroset dari filum Spirochaetae. Berbentuk spiral, bakteri yang dapat menyebabkan penyakit sifilis adalah Treponema pallidum. Saat ini telah ditemukan empat sub-species dari bakteri ini, yaitu Treponema pallidum carateum, Treponema pallidum endemicum, Treponema pallidum pertenue, dan Treponema pallidum pallidum.

Keempatnya merupakan bakteri motil, yaitu bakteri yang dapat bebas bergerak sehingga bakteri ini mampu menginfeksi secara langsung inangnya melalu celah-celah sel epitel. Tetapi hanya Treponema pallidum pallidum bakteri yang dapat menyebabkan penyakit sifilis sekaligus mampu menyerang system saraf dan jaringan neurologis manusia. Treponema pallidum dapat menginfeksi dan menularkan penyakit sifilis melalui berbagai macam cara. Beberapa cara penularan penyakit menular seksual sifilis diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan kontak seksual organ intim secara langsung.

Saat melakukan hubungan seksual satu sama lain, terutama tanpa pengaman, bakteri sifilis sangat mudah menyebar melalui cairan intim. Perlu diingat bahwa penyakit sifilis terkadang bersifat laten, sehingga meskipun pasangan seks anda tidak menunjukkan gejala sifilis, masih terdapat kemungkinan bahwa bakteri yang dapat menyebabkan sifilis telah menginfeksi pasangan anda.

  1. Melakukan kontak seksual organ intim dengan mulut (oral seks)

Penyakit sifilis juga mampu menyerang jaringan mulut. Jangan mengira anda aman dari infeksi sifilis karena anda tidak melakukan hubungan seksual kelamin dengan kelamin. Tetap saja cairan pada organ intim yang telah terinfeksi bakteri penyebab penyakit sifilis mampu menyerang jaringan epitel mukosa mulut anda.

  1. Melakukan kontak seksual organ intim dengan anus (anal seks)

Hubungan seksual secara anal memang sangat tidak disarankan. Telah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa melakukan seks secara anal sangat rentan penyakit menular seksual, terutama sifilis. Hal inilah yang menyebabkan para gay berada di urutan teratas para penderita sifilis dibandingkan dengan pasangan lain pada umumnya. Jaringan epitel pada anus sangat tipis sehingga mudah terluka saat terjadinya hubungan seksual. Akibatnya, kemungkinan bakteri Treponema pallidum menginfeksi menjadi dua kali lipat lebih besar. Pertama, penularan melalui cairan seks, dan yang kedua melalui darah.

  1. Menggunakan jarum suntik yang tidak steril bergantian

Penggunaan jarum suntik yang tidak steril sangat berbahaya, apalagi jika digunakan secara bergantian. Bakteri penyebab sifilis yang berada dalam darah akan dengan sangat cepat menyebar melalui media ini dalam waktu yang singkat.

Sponsors Link

  1. Melalui darah/luka saat bersentuhan dengan penderita sifilis

Meskipun hal ini jarang terjadi, tetapi dalam beberapa kasus penyakit sifilis dapat ditularkan melalui proses berciuman. Hal ini terjadi jika terdapat luka pada mulut/bibir keduanya, dan salah satu pasangannya adalah penderita sifilis. Bakteri penyebab sifilis yang terdapat pada darah dari luka penderita sifilis akan menginfeksi luka pasangannya.

  1. Melalui plasenta antara ibu hamil dan janinnya

Ibu hamil yang menderita penyakit sifilis dapat menginfeksi janin dalam kandungannya. Kondisi ini dinamakan dengan sifilis kongenital. Bentuk spiral yang dimiliki bakteri Treponema pallidum memungkinkannya untuk bergerak bebas di dalam lendir, sehingga mampu menembus jaringan mukosa pada plasenta, kemudian menginfeksi sistem peredaran darah sang janin.

Meski ada banyak cara bagi bakteri Treponema pallidum untuk menularkan penyakit sifilis, ada beberapa kondisi dimana bakteri ini sama sekali tidak bisa berkutik dan menginfeksi tubuh anda. Bakteri Treponema pallidum tidak dapat bertahan lama tanpa inang, sehingga bakteri ini tidak akan mampu bertahan lama di luar tubuh manusia. Akibatnya, penyakit sifilis tidak dapat ditularkan melalui cara-cara berikut:

  • Berbagi toilet dan bak mandi yang sama dengan penderita sifilis
  • Menggunakan peralatan makan dan pakaian yang sama dengan penderita sifilis
  • Berada dalam satu kolam renang maupun pemandian air panas bersamaan dengan pengidap sifilis.

Demikian rincian informasi mengenai Penyebab Penyakit Sifilis. Berhati-hatilah dan selalu gunakan pengaman saat melakukan hubungan seksual, baik oral,vaginal, maupun anal. Jangan berganti-ganti partner seks, dan jaga selalu kebersihan organ intim anda!

, , , ,
Post Date: Wednesday 28th, February 2018 / 22:51 Oleh :
Kategori : Penyebab