Sponsors Link

3 Penyebab HIV Pada Bayi yang Wajib di Hindari

Sponsors Link

Penyebaran virus HIV semakin hari telah mampu untuk menjangkiti banyak tubuh manusia yang sehat. Virus HIV termasuk ke dalam jenis virus yang hanya menyerang dan menetap pada tubuh manusia saja, hal ini dikarenakan hanya dalam tubuh manusia terdapat sebuah jenis sel yang sangat dibutuhkan oelh virus HIV untuk tetap terus bertahan dalam tubuh serta mengembangkan dirinya menjadi lebih banyak. Penyakit yang disebabkan oleh aktivitas virus HIV selama dalam tubuh ialah penyakit AIDS yang dapat merenggut nyawa dari tubuh manusia yang diinfeksinya.

ads

Tubuh manusia yang telah terinfeksi tidak akan langsung meninggal apabila terdapat virus HIV dalam tubuhnya, namun virus HIV harus melawati berbagai 4 tahap atau fase penyakit HIV hinga mencapai fase AIDS. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tubuh manusia sejak pertama kali terinfeksi virus dapat bertahan selama beberapa tahun hingga merasakan gejala dan dampak negatif AIDS. Penyakit HIV/AIDS saat ini tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja namun juga dapat dialami oleh anak-anak, bayi dan juga remaja.

Orang dewasa sedari dulu selalu diwaspadai terhadap penyakit berbahaya ini namun bayi juga rentan akan terjangkiti penyakit ini. Mengapa virus HIV dapat juga menjangkiti tubuh anak-anak dan juga bayi, banyak penyebab HIV pada bayi yang sangat jarang diperhatikan oleh orang kebanyakan. Penyebab HIV pada bayi dapat seperti dipicu oleh beberapa factor atau kegiatan lainnya yang biasanya tidak disadari oleh orang tuanya mampu untuk menularkan virus HIV, beberapa penyebab HIV pada bayi serta penyebab AIDS dan gejalanya dapat seperti :

  1. Bayi tertular HIV ketika dalam kandungan

Kasus bayi yang tertular oleh penyakit HIV sejak ia dilahirkan banyak ditemukan belakangan ini. Cara penularan dari penyakit HIV/AIDS dapat melalui beberapa cara lainnya yang melibatkan cairan tubuh yang dimiliki oleh manusia. Mengapa cairan tubuh yang dapat menularkan virus HIV ini? Virus HIV ketika pertama kali masuk ke dalam tubuh akan segera menuju ke dalam aliran darah tubuh untuk mencari sel-sel system kekebalan tubuh yang dapat terdiri dari sel darah putih dan sel CD4 yang mana melapisi sel darah putih yang ada.

Selama bayi dalam kandungan tentunya tubuhnya akan terhubung menjadi satu bersama dengan ibunya, dengan demikian darah, makanan serta nafas janin terpengaruh oleh tubuh ibunya. Virus HIV dapat dengan mudah ditemukan dalam cairan darah karena dalam darah terdapat banyak sel-sel system kekebalan tubuh. Apabila ibu yang sedang hamil dinyatakan positif HIV maka hal ini juga akan berpengaruh pada tubuh janinnya karena darahnya juga mengalir ke tubuh janin yang dalam masa perkembangan. Penyebab HIV pada bayi lainnya dapat juga disebabkan oleh janin yang bisa saja menelan air ketuban, dalam air ketuban juga memiliki resiko terdapat virus HIV walaupun jumlahnya tidak sebanyak dalam cairan darah.

  1. Bayi tertular HIV pada saat menerima ASI dari ibunya

Penyebab HIV pada bayi lainnya yang mungkin saja dapat terjadi yakni pemberian ASI oleh ibu positif HIV kepada bayinya yang kemungkinan negative HIV sejak lahir. ASI merupakan salah satu cairan tubuh manusia yang turut dapat menularkan virus HIV. Biasanya kebanyakan orang akan terpaku pada darah dan juga cairan alat kelamin penderita HIV sebagai indikator penularan virus ini namun ternyata ASI juga dapat menularkan virus HIV.

Dalam ASI terdapat beberapa zat penting seperti system imun yang dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir untuk menguatkan system kekebalan tubuhnya. Sistem imun dalam ASI ini juga diincar oleh virus HIV untuk dilumpuhkan agar tidak mampu berfungsi sebagai mana mestinya kembali.

Sponsors Link

  1. Bayi tertular HIV melalui jarum suntik

Bayi yang diketahui telah tertular virus HIV tidak hanya dapat terjadi sejak ia di lahirkan saja namun juga dapat terjadi ketika bayi telah memasuki usia beberapa bulan. Jarum suntik merupakan alat penularan yang konstribusinya sangat besar dalam menularkan virus kepada tubuh manusia dalam waktu yang cukup singkat.

Jarum suntik yang digunakan pada bayi biasanya ketika bayi tersebut menerima beberapa tahap vaksin guna meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap kemungkinan serangan penyakit yang akan terjadi suatu saat nanti. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril dalam pemberian vaksin ini dapat dengan mudah ditemukan pada negara berkembang, oleh karena itu sangat diharapkan agar orang tua selalu memerhatikan penggunaan jarum suntik ketika anak anda di vaksin.

Penyebab HIV serta dampak negatif AIDS pada bayi tentunya sangat mengkhawatirkan para orang tua, bayi yang terjangkiti virus HIV tentunya akan memberikan dampak yang besar dalam kehidupannya kelak. Saat ini penolakan terhadap pasien HIV dan AIDS masih saja sering terjadi, kurangnya fasilitas yang dapat menunjang kualitas hidup pasien dapat memperburuk kondisi tubuh mereka. Sebagian besar kasus penyakit HIV yang mana diderita oleh bayi di sebabkan oleh orang tua yang menularkan penyakit oleh karena itu dibutuhkannya cara pencegahan HIV pada ibu hamil serta mendapatkasn beberapa pengobatan berupa terapi HIV anak.

, ,
Post Date: Wednesday 03rd, January 2018 / 08:48 Oleh :
Kategori : Penyebab