Sponsors Link

5 Dampak Jika Penderita AIDS Hamil Yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Sejak pertama kali wabah penyakit HIV/AIDS di temukan hingga menyebar keseluruh bagian dunia dan menyebabkan banyaknya korban, korban dari keganasan penyakit ini diketahui jika banyak berasal dari kalangan orang dewasa yang mana memiliki pergaulan dan pola hidup yang bebas. Seks bebas hingga mengkonsumsi narkoba merupakan cara terbaik dalam penularan virus HIV kepada tubuh lainnya dan hal ini dapat berlangsung dalam waktu yang singkat. Namun seiring berjalannya waktu wabah penyakit ini tidak hanya dapat ditularkan melalu cara-cara tersebut saja namun juga akibat factor keturunan, dengan kata lain penyakit HIV/AIDS dapat diturukan kepada anak-anak dari pasien penyakit ini.

ads

Mengapa hal ini dapat terjadi? Jawabannya tak jauh dari bagian dalam tubuh yang di manfaatkan oelh virus untuk menetap dalam tubuh yaitu cairan tubuh manusia. Saat ini telah banyak tercatat mengenai jumlah pasien HIV/AIDS yang berasal dari bayi hingga remaja dan hal ini cukup memprihatinkan jika mengingat mereka tidak dapat menolak keberadaan virus HIV dalam tubuhnya bahkan sejak ia dilahirkan ke dunia.Pasien HIV dan AIDS dapat juga sebagian besarnya terdiri dari para wanita, wanita juga rentan untuk tertular virus HIV karena dapat saja ia tertular secara langsung yakni melalui cara penularan yang diketahui atau akibat tertular dari pasangannya yang telah tertular terlebih dahulu.

Banyak kasus yang ditemukan dimana pasien HIV/AIDS wanita dapat menderita penyakit ini akibat tertular oleh suaminya, sehingga mau tidak mau pasien wanita menderita penyakit ini. Setiap wanita yang sehat tentunya akan merasakan masa kehamilan sebagai cara untuk mendapatkan penerus dari dirinya dan pasangannya, namun bagaimana jika pasien AIDS hamil? Tentunya hal ini akan menyebabkan beberapa dampak buruk bagi pasien HIV/AIDS tersebut serta secara tidak langsung juga pada janin yang dikandungnya karena dapat menjadi penyebab HIV pada bayi yang akan dilahirkannya. Apa saja bahaya yang mungkin terjadi jika penderita AIDS hamil, berikut penjelasannya :

  1. Memperburuk kesehatan tubuh

Pasien AIDS sudah dipastikan jika tubuhnya akan mengalami beberapa dampak yang tidak mengenakan bagi kondisi tubuhnya. Ketika tubuh baru atau telah memasuki tahap AIDS biasanya gejala penyakit seperti demam, flu, sakit kepala, diare hingga nyeri otot akan lebih sering terjadi pada tubuh. Bahaya penyakit AIDS yang berasal dari gejala penyakit yang terus menerus menyerang, hal ini juga akan diperparah oleh penyakit AIDS lainnya seperti TBC dan kanker. Keadaan tubuh yang seperti ini terlalu berbahaya bagi penderita AIDS hamil karena akan berdampak pada keselamatasn janin yang akan dikandungnya.

  1. Menularkan virus HIV kepada janin

Cara penularan dari penyakit ini juga dapat terjadi melalui kehamilan, banyak pasien HIV yang berasal dari bayi dan anak-anak. Apabila penderita AIDS hamil maka secara langsung tubuhnya akan menularkan virus HIV kepada tubuh janin yang ia kandung. Tubuh ibu dan janin biasanya akan menjadi satu kesatuan selama masa kehamilan. Apa yang dimakan, didengar dan dirasakan oleh tubuh ibunya juga akan dirasakan oleh si janin. Untuk dapat berkembang janin di bantu oleh tubuh ibunya serta darah mereka akan menjadi satu. Oleh karena itu tidak heran jika janin yang dikandung oleh pasien HIV/AIDS akan terjangkiti virus HIV.

  1. Kesulitan dalam masa kehamilan

Dalam masa kehamilan pada beberapa tubuh si ibu tentunya merasakan beberapa gejala awal kehamilan yang terkadang dapat sangat mengganggu tubuh seperti mual, pusing dan muntah-muntah terus menerus. Penyakit AIDS yang diderita oleh pasien AIDS hamil ini dapat memperparah gejala kehamilan yang di alami oleh si ibu ini. Oleh karena itu tidak heran jika gejala awal kehamilan pada pasien AIDS dan HIV terlihat lebih parah jika dibandingkan dengan ibu hamil pada umumnya.

Sponsors Link

  1. Dampak buruk obat terhadap tumbuh kembang janin

Pasien HIV yang telah memasuki tahap AIDS tentunya akan dianjurkan untuk melakukan pengobatan yang mana bertujuan untuk meningkatkan usia harapan hidup pasien HIV/AIDS. Salah satu contoh pengobatannya adalah dengan terapi ARV dan ART. Berbagai jeni obat-obatan akan di konsumsi oleh pasien dalam waktu yang bersamaan serta dalam waktu yang lama. Obat yang digunakan terkadang terlalu keras bagi tubuh dan ditakutkan akan berdampak pada perkembangan janin dalam kandungan yaitu dampak fisik AIDS.

  1. Bayi terlahir cacat atau premature

Akibat mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan medis dalam waktu yang lama dan terus menerus ditakutkan dapat menyebabkan efek samping tidak hanya pada tubuh pasien saja namun juga pada tubuh janin yang masih berkembang. Bayi terlahir cacar atau premature tentunya lebih tinggi resikonya untuk terjadi pada penderita AIDS hamil.

Ada baiknya jika penderita AIDS dan HIV untuk menghindari kehamilan karena hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan si ibu dan bayinya. Meskipun demikian bukan berarti para pasien terambil haknya untuk memiliki keturunan, selalu menjaga kesehatan tubuh dan mengobati AIDS seperti terapi HIV anak mungkin menjadi cara terbaik saat ini yang dapat dilakukan guna mengatasi HIV yang diderita oleh para pasien sebagai salah satu cara penderita AIDS bertahan hidup.

, , ,
Post Date: Thursday 11th, January 2018 / 07:30 Oleh :
Kategori : Pra AIDS