Sponsors Link

Ini Dia 5 Pencegahan HIV Menurut WHO Paling Mudah Dilakukan

Sponsors Link

Tentu anda pernah mendengar istilah HIV atau penyakit aids. HIV merupakan satu virus ganas yang bisa menimbulkan penyakit paling mematikan di seluruh dunia yaitu penyakit AIDS. Virus HIV menghantam imunitas atau kekebalan tubuh sehingga tubuh mudah sekali diserang infeksi.

ads

Walaupun begitu pihak internasional tetap memperhatikan perkembangan dari penyakit ini sehingga muncullah narasi pencegahan HIV menurut WHO dan cara pencegahan hiv aids pada remaja.

Virus HIV tergolong menular yang salah satu sarana penularannya adalah penggunaan jamur suntik yang tidak steril. Menurut medis, Biasanya penderita HIV memiliki masa hidup selama 9 tahun hingga 11 tahun semenjak mengalami serangan.

Kasus HIV di Indonesia

Menurut data kesehatan penderita penyakit aids di Indonesia yang tidak bisa diobati dengan obat HIV tradisional mencapai 255. 527 orang. Ironisnya, sebagian besar penyebab penyakit adalah hubungan seksual yang tidak steril akibat gonta-ganti pasangan.

Selain itu, terjadinya penyakit aids di Indonesia dikarenakan para pasien tidak mengetahui secara pasti cara penularan aids. Bahkan mereka percaya kalau aids tidak ditularkan melalui pertukaran cairan. Padahal informasi ini sesat. Karena faktanya aids ditularkan oleh cairan penderita aids yang masuk ke dalam tubuh seperti nanah, air liur, sperma dan lain-lain.

Penularan Virus HIV

Sebagian besar penularan HIV akibat dari pertukaran cairan tubuh bukan akibat buah untuk meningkatkan Cd4. Berikut beberapa penjelasan tentang cara penularan aids yang lebih lengkap:

  1. Hubungan seks Yang Tidak Steril

Pencegahan HIV menurut WHO dan cara mencegah HIV saat berhubungan badan adalah cegah hubungan seks tidak bersih. Hubungan seks yang tidak steril adalah hubungan seks dengan penderita tetapi tidak dengan menggunakan pengaman. Maka dari itu, jika anda ingin terhindar dari hiv bercintalah dengan satu orang saja. Karena making love model begini lebih sehat, indah dan nikmat.

  1. Penggunaan Jarum Suntik Tidak Steril

Penggunaan jarum suntik yang tidak steril juga bisa menjadi sarana penularan aids. Hal ini tidak hanya terjadi pada mal praktik di rumah sakit saja, tetapi yang terbanyak adalah melalui penggunaan jarum suntik untuk narkoba.

Bahkan anda juga harus berhati-hati dengan jarum suntik yang digunakan pada suplemen yang dapat meningkatkan Cd4, akunpuntur maupun tato. Maka dari itu, sebagai solusi, anda harus meyakini kalau diri sudah terhindar dari narkoba dan ketika disuntik, jarum suntiknya adalah produk yang masih baru.

  1. Transfusi darah

Dari beberapa kasus yang terjadi, ternyata juga ada pasien yang menderita aids disebabkan oleh transfusi darah. Walaupun begitu, kasus penyebab HIV pada bayi ini tidak terlalu banyak karena sebelum transfusi darah, cek darah sudah dilakukan dengan ketat. 

Sponsors Link

  1. Penularan HIV melalui ASI

Yang perlu diperhatikan pula, utamanya oleh para ibu hamil yaitu cara penyebaran aids atau proses menularnya aids adalah melalui asi. Artinya ibu yang mengidap aids lalu menyusui anaknya, bisa jadi sang anak juga akan mengalami penyakit yang sama. Maka dari itu, pastikan darah anda bersih dari hiv sehingga kehidupan anda dengan si anak lebih indah dan ceria.

Pencegahan HIV Menurut WHO

Karena penyakit aids atau HIV belum ada obat yang manjur, apalagi pasiennya setiap tahun selalu bertambah, maka akhirnya kasus ini menjadi masalah internasional yang mewajibkan WHO sebagai badan kesehatan dunia mengambil porsi kepentingan di dalamnya.

Salah satu peran serta WHO adalah mengeluarkan maklumat pencegahan HIV yang disebut Pencegahan HIV Menurut WHO.

Ini dia beberapa cara mencegah hiv aids menurut WHO, yaitu:

  1. Menggunakan Kondom

Cara mencegah aids dan cara penderita aids bertahan hidup yang pertama adalah bercinta dengan menggunakan kondom. Hal ini harus digunakan apalagi jika anda tidak mengetahui secara pasti sejarah seksual yang dialami oleh pasangan anda.

Sponsors Link

  1. Hindari Penggunaan Jarum Suntik Bekas

Jika anda membutuhkan perawatan yang berhubungan dengan jarum suntik, pastikan anda mendapatkan produk yang baru. Ciri-cirinya adalah jarum suntik masih terbungkus dan tersegel dengan rapi. Jika anda ditawarkan jarum bekas, segera tolak sekalipun biayanya lebih murah. Karena banyak uang tidak lagi menjadi prestisius jika anda sudah mengalami aids.

  1. Hindari Obat-Obatan Terlarang

Orang yang mengkonsumsi obat terlarang yang tidak terbuat dari tanaman untuk meningkatkan Cd4 dengan menggunakan jarum suntik bisa berpeluang diserang aids. Selain itu, narkoba semacam ini juga membuat anda kehilangan konsentrasi dan malas berpikir jernih.

  1. Jika Positif Hiv Saat Hamil, Dapatkan Perawatan

Jika anda positif mengalami aids tetapi sedang kondisi hamil, segera lakukan perawatan intensif. Karena jika dibiarkan, penyakit tersebut bisa ditularkan kepada sang bayi.

  1. Sunat pada pria

Pencegahan HIV menurut WHO yang terakhir adalah bersunat khusus laki-laki. Anjuran ini merujuk pada penelitian terutama penelitian yang dilakukan oleh dokter muslim, bahwa menu makanan untuk penderita HIV  dan bersunat bisa menghilangkan resiko laki-laki mengalami HIV.

Itulah beberapa pencegahan HIV menurut WHO yang harus anda pahami. Semoga kita semua tidak akan pernah berjumpa dengan penyakit ganas dan sulit obat ini.

, , , ,
Post Date: Monday 22nd, April 2019 / 07:02 Oleh :
Kategori : Pencegahan