Sponsors Link

Jangka Waktu Penularan Hiv Yang Belum Banyak Orang Ketahui

Sponsors Link

Penyakit HIV sukar terdeteksi. Salah satu cara untuk melihat jangka waktu penularan Hiv adalah melalui tes medis khusus HIV yang mahal. Karena gejala penyakit muncul perlahan-lahan. Akhirnya pasien gagal mendeteksinya di awal.

ads

Hal ini menjadi penyebab kelalaian pasien melakukan pencegahan. Akhirnya, penyakit bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun. Pertanyaannya adalah berapa lama jangka waktu penularan HIV dan perkembangannya sebelum diberikan obat hiv tradisional?

Jangka Waktu Penularan dan Perkembangan virus HIV

Jika ada virus paling berbahaya di bumi, namanya adalah Human Immunodeficiency Virus atau HIV. Sebuah virus jahat yang merusak sel darah putih (Cd4).  Karena itulah, orang yang diserang HIV akan mengalami banyak gangguan. Diantaranya adalah penurunan stamina yang luar biasa. Ini dasar tujuan pencegahan hiv.

Jangka waktu penularan Hiv dan cara penularan aids sukar ditentukan secara pasti. Semuanya tergantung kekuatan imunitas pasien yang tersisa. Jika sistem kekebalan tubuh masih sehat karena banyak makan makanan pencegah hiv, maka durasi atau jangka waktunya lebih panjang.

  1. Stadium Awal

Sesungguhnya, sejak pertama di serang virus penyebab penyakit sifilis, berbagai gangguan kesehatan sudah muncul, sekalipun ringan. Karena di masa ini, virus yang masuk cukup banyak. Maka dari itu, di fase ini, pasien penderita akan mudah sekali menularkan virus ke orang lain yang tidak memiliki vct.

Gejala HIV Stadium Awal

Munculnya gejala stadium alam bervariasi. Ada yang 2 minggu setelah infeksi ada yang hingga 4 minggu baru bisa terlihat. Ironinya, sekali gejala muncul, maka akan diikuti gejala lain secara cepat. Gejala-gejala ini sukar dikendalikan oleh pasien.

Bentuk gejala HIV di stadium awal cukup banyak. Beberapa di antaranya mirip gejala flu seperti demam, sakit tenggorokan dan sakit kepala. Gejala ini tidak lagi terbantahkan sebagai gejala HIV. Karena pada saat itu, sistem imun merespon infeksi virus yang sedang menyerang.

Selain mirip flu, gejala HIV juga berhubungan dengan penyakit kulit dan inflamasi. Salah satunya adalah terjadinya ruam dan kelenjar getah bening membengkak. Nah, selain gejala ini, ada juga pasien HIV yang tidak mengalami gejala sama sekali atau ciri penyebaran aids tidak diketahui. Makanya, mereka sering lalai terhadap penyakit ini.

  1. Stadium Laten Klinis

Setelah stadium lewat, pasien tidak boleh jumawa. Itu bukan pertanda sembuhnya penyakit. Tetapi beralih pada gejala lanjutan yang disebut stadium laten klinis. Pada stadium ini, gejala mengalami penurunan signifikan. Bahkan pasien terlihat sehat-sehat saja. Kondisi inilah yang dalam ilmu kedokteran disebut tahap asimtomatik.

Jika tidak dikendalikan dengan obat HIV, gejala hiv lanjutan ini bisa bertahan hingga 10 tahun. Baru setelah itu akan muncul gejala yang jelas. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi gejala yang senyap hanya di luarnya saja. Sedangkan di dalamnya virus justru melakukan pengrusakan lebih besar bagi imun.

Sponsors Link

Gejala HIV Stadium Laten Klinis

Jika gejala stadium ini sudah muncul, penyakit lebih kompleks akan menyerang. Diantaranya adalah sesak napas dan batuk. Biasanya pula diiringi dengan demam dan berat badan menurun. Selain itu, inflamasi masih sering terjadi. Bahkan lebih kronis dari sebelumnya. Inflamasi yang dimaksud adalah radang kelenjar getah bening.

  1. Stadium Lanjut

Jangka Waktu HIV terakhir disebut stadium lanjut HIV. Gejala ini merupakan puncak dari serangan yang berhasil menyebabkan imun rusak parah. Unsur yang paling memprihatinkan adalah Cd4 atau sel darah putih pro imun. Karena di stadium ini, kadarnya hanya tersisa 200 sel kubik darah saja. Ini tentu sudah tidak ideal bagi tubuh. Karena CD4 normal ukurannya adalah 500 sampai 1600 sel kubik darah.

Walaupun begitu, pada fase ini masih belum masuk infeksi oportunistik. Karena untuk mencapainya, durasi yang dibutuhkan adalah 10 tahun lagi. Infeksi oportunistik sendiri merupakan komplikasi akibat HIV. Serangan banyak penyakit akibat lemahnya imunitas.

Ada banyak jenis komplikasi dan tanda penderita hiv yang bakal menyerang ODHA di stadium ini, yaitu pneumonia, TBC dan Toksoplasmosis. Jika penyakit ini sudah muncul, berarti AIDS sebentar lagi akan datang. Sebuah penyakit yang masih belum ada obatnya hingga saat ini.

Sponsors Link

Gejala HIV Stadium Lanjut

Gejala HIV stadium lanjut tidak terlalu banyak. Namun, kadarnya cukup ekstrem. Bahkan ada kasus yang membuat buta permanen dan abnormalisasi fungsi lidah serta mulut.

Masa Inkubasi HIV ke Aids

Jangka waktu penularan HIV dan perkembangannya yang terakhir ada yang disebut masa inkubasi HIV ke Aids. Di masa ini, HIV sudah berkembang biak menjadi aids. Hal ini dikarenakan, imun sudah 100% mengalami kerusakan tanpa diberikan cst. Sehingga tidak ada lagi pelindung tubuh dari bakteri dan virus. Akibatnya penyakit infeksi bisa menyerang kapan saja.

Demikian penjelasan tentang jangka waktu penularan HIV yang harus anda waspadai. Semoga kita semua tidak menderita penyakit ini selamanya.

, , , ,
Post Date: Wednesday 03rd, July 2019 / 04:58 Oleh :
Kategori : Info HIV AIDS