Sponsors Link

Infeksi Menular Seksual (IMS) Penyebab HIV AIDS yang Berbahaya

Sponsors Link

IMS merupakan singaktan dari Infeksi Menular Seksual yang disebut juga dengan PMS yang merupakan singkatan dari penyakit menular seksual.

ads

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi yang menyebar dari orang ke orang melalui kontak seksual, termasuk seks anal, vaginal, atau oral. IMS bisa disebabkan oleh bakteri, parasit, dan virus.

Hubungannya dengan HIV

Hubungan IMS dengan HIV adalah karena HIV termasuk penyakit menular seksual. Di mana pada sebagian besar kasus HIV di dunia, semuanya disebabkan oleh kegiatan seksual yang sehat. Entah itu karena tidak menggunakan kondom sehingga terinfeksi dari pasangan, maupun karena alasan seksual lainnya.

Cara mencegah AIDS pada anak yang utama harus dari orang tua itu sendiri, dimana orang tua sebaiknya tidak memiliki gaya hidup bebas yang beresiko mengakibatkan penyakit menular seksual apalagi HIV AIDS.

Perilaku yang membuat orang berisiko terkena HIV juga meningkatkan risiko mereka untuk infeksi dengan PMS lain. Perilaku berisiko ini termasuk yang berikut:

  • Melakukan seks anal, vaginal, atau oral tanpa kondom.
  • Berhubungan seks dengan banyak mitra, terutama mitra anonim.
  • Berhubungan seks saat menggunakan narkoba atau alkohol
  • Menggunakan obat-obatan dan alkohol mempengaruhi otak, yang dapat menyebabkan keputusan yang buruk dan perilaku yang berisiko.

Memiliki IMS dapat mempermudah HIV karena IMS mempermudah virus HIV untuk memasuki tubuh. Memiliki HIV dan IMS lain dapat meningkatkan risiko penularan HIV. oleh karena itu penting untuk menjalankan cara menghindari HIV.

Cara Mengurangi Risiko IMS

Jika anda ingin menghindari infeksi menular seksual, maka anda harus menghindari kegiatan seksual yang berbahaya. Hindari perilaku berisiko seperti melakukan seks oral, seks tanpa kondom, dan lain sebagainya.

Laksanakan hal-hal positif mulai dari:

  • Setialah pada pasangan anda
  • Jangan minum alkohol
  • Jangan menggunakan narkoba sebelum dan saat berhubungan seks.
  • Gunakan kondom setiap kali Anda melakukan seks vaginal, anal, atau oral.
  • Gunakan kondom lateks atau poliuretan.

Untuk melindungi pasangan Anda dari HIV, hindari perilaku berisiko dan gunakan kondom. Selain itu, minum obat HIV atau mengonsumsi obat pengganti HIV setiap hari. Pengobatan dengan obat-obatan HIV membantu orang dengan HIV hidup lebih lama, hidup lebih sehat.

Gejala IMS

Gejala IMS tergantung dari jenis penyakit yang sedang menyerang krobannya. Beberapa IMS muncul dengan tanda-tanda buang air kecil yang menyakitkan, keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina atau penis, dan demam. Sedangkan IMS jenis lainnya lagi tidak memunculkan gejala apapun, tapi justru sangat beresiko menular ke orang lain dan meningkatkan faktor risiko HIV AIDS.

Sponsors Link

Pengobatan untuk IMS

IMS yang disebabkan oleh bakteri atau parasit dapat diobati dengan antibiotik. Tidak ada obat untuk IMS yang disebabkan oleh virus, tetapi pengobatan dapat meredakan gejala dan membantu mengendalikan IMS. Sebagai contoh, walaupun tidak ada obat untuk HIV, ARV dapat mencegah HIV berkembang menjadi AIDS.

IMS yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi serius. Misalnya, kencing nanah yang tidak diobati pada wanita dapat menyebabkan masalah dengan kehamilan dan infertilitas. HIV yang tidak diobati pada akhirnya akan berkembang menjadi AIDS dan menyebabkan kematian.

Infeksi menular seksual dapat menyebabkan penyakit akut dan kronis, infertilitas, cacat jangka panjang dan kematian, dengan konsekuensi medis dan psikologis yang berat bagi jutaan pria, wanita dan anak-anak.

Bentuk terapi AIDS pada anak memang sudah ditemukan. Akan tetapi, penderitaan menjalani pengobatan lebih baik tidak dirasakan oleh anak sama sekali.

Tindakan pencegahan

Risiko tertular infeksi menular seksual dapat dicegah dengan tidak melakukan hubungan seks dengan orang asing, orang yang memiliki penyakit kelamin, dan tidak melakukan praktik seksual berbahaya. Tips pengobatan AIDS pada anak harus dimulai dari orang tua dan ketika anak sudah cukup dewasa berikan ilmu pengetahuan tentang HIV AIDS.

Sponsors Link

Kami sarankan untuk Gunakan kondom selama berhubungan seksual, karena kondom dapat mengurangi risiko penyakit dan kehamilan yang tidak diinginkan.

Kondom karet lateks relatif tidak mahal, sangat andal dan hampir tidak memiliki efek samping. Studi menunjukkan pasangan yang secara konsisten menggunakan kondom memiliki risiko infeksi HIV hampir nol.

Seorang pria harus selalu menggunakan kondom selama hubungan seksual, setiap kali, dari awal sampai akhir, dan seorang wanita harus memastikan bahwa pasangannya menggunakannya.

Untuk mengurangi risiko tertular hepatitis B dan infeksi HIV, penting untuk menghindari menyuntikkan narkoba untuk tujuan non-medis, dan terutama untuk menghindari segala jenis pembagian jarum. Transfusi darah harus diberikan hanya atas dasar indikasi medis yang kuat, untuk meminimalkan risiko penularan infeksi seperti sifilis, HIV dan hepatitis B, dan lain sebagainya.

Jika terpaksa terpapar HIV, maka upayakan untuk mengikuti terapi dengan mengonsumsi jenis obat ARV yang diresepkan oleh dokter.

Pada intinya jaga diri anda dari praktik gaya hidup yang tidak sehat. Pilih gaya hidup yang aman untuk anda dan pasangan seumur hidup, serta menjaga tubuh anda dengan makan makanan sehat dan olahraga yang teratur untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang dapat melindungi anda dari faktor risiko penyakit berbahaya yang ada di sekitar anda.

, , ,
Post Date: Monday 31st, December 2018 / 07:57 Oleh :