Sponsors Link

Ini Dia 11 Gejala Klinis HIV Yang Tidak Boleh Disepelekan

Sponsors Link

Berhati-hatilah dengan cara penyebaran aids yaitu seks bebas yang anda lakukan. Karena cenderung bisa memicu munculnya penyakit hiv. Ironisnya, penyakit akibat gangguan imun ini, belum ada obatnya. Sekalipun gejala klinis hiv masih bisa dijelaskan.

ads

Selain itu, penyakit hiv kadang tidak diawali dengan gejala tertentu. Sehingga, penyakit baru bisa dideteksi, ketika stadiumnya sudah kronis alias parah.

Gejala Klinis Hiv

Gejala hiv yang sering terlihat pada kelompok yang beresiko tinggi terkena aids adalah gangguan yang serupa penyakit influenza. Biasanya tanda tanda ini muncul, kalau penyakit sudah menyerang minimal 2 bulan. Kondisi ini yang dikenal dengan istilah ARS.

Namun, setelah itu, biasanya gejala tidak lagi muncul. Durasinya bisa mencapai 10 tahun, baru tanda tanda lanjutan bisa terlihat. Berikut ini beberapa gejala klinis hiv yang sering terjadi, yaitu:

  1. Demam

Jika pasien sudah memasuki tahap ARS biasanya ciri anak terkena aids yang muncul adalah demam ringan. Ukuran panas mencapai 39 derajat C.

Jika tanda ini sudah terlihat, biasanya akan muncul gejala selanjutnya seperti rasa lelah kronis dan kelenjar getah bening bengkak. Kalau replika virusnya ekstrem, gejala sakit tenggorokan juga bisa tejadi.

  1. Kelelahan

Gejala yang kedua penyebab aids pada anak adalah rasa lelah yang kronis. Hal ini disebabkan oleh respon anti radang tubuh terhadap serangan virus yang terlalu berlebihan. Akibatnya, energi banyak yang terkuras.

  1. Pegal, Nyeri Otot dan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

ARS tidak hanya digejalai dengan gejala hiv lanjutan seperti penyakit flu. Tetapi juga berakibat pada pembengkakan kelenjar getah bening. Gejala ini juga terjadi pada penyakit hepatitis dan sifilis.

Selain itu, gejala kelenjar getah bening untuk penderita hiv, juga diikuti oleh masalah otot. Seperti nyeri sendi dan pegal-pegal. Jika kolaborasi ini sudah muncul, berarti hiv yang anda derita sudah mendekati kronis.

  1. Sakit Tenggorokan Dan Sakit Kepala

Penyakit hiv memiliki gejala sakit kepala disertai sakit tenggorokan. Maka dari itu, jika tanda penderita hiv ini sudah muncul, segera lakukan pemeriksaan intensif di rumah sakit. Karena di tahap ini, hiv bisa menular.

  1. Mual, Muntah Dan Diare

Penyakit hiv yang sudah dilakukan terapi antiretroviral, biasanya memunculkan gejala berbeda. Diantaranya adalah gangguan lambung seperti mual dan muntah. Bukan itu saja, penderita dengan gejala semacam ini, 60% juga mengalami diare.

Diare yang kronis karena hiv atau gejala awal mula penyakit aids, biasanya tidak merespon pada obat. Karena ini disebabkan oleh pergerakan virus di dalam imun yang semakin kuat.

Sponsors Link

  1. Pneumonia

Gejala klinis hiv dan ciri ciri aids pada wanita selanjutnya adalah pneumonia. Tanda-tanda ini akan muncul, jika infeksi virus di dalam imun semakin menguat. Bahkan, pada beberapa kasus, perkembangbiakan virus autoimun juga diperparah dengan munculnya kuman-kuman yang baru.

Nah efek dari abnormalitas di atas adalah pneumonia. Sebuah infeksi oportunistik yang disebabkan oleh infeksi jamur bernama toksoplasmosis

  1. Keringat malam

Gejala klinis hiv dan gejala aids pada anak yang juga sering terjadi adalah keluar keringat dingin di malam hari. Peristiwa ini terjadi saat menjelang tidur dan tidak diawali dengan aktivitas fisik yang melelahkan.

  1. Perubahan Pada Kuku

Jika kuku mengalami perubahan, baik bentuk garis dan warnanya, maka jangan disepelekan. Karena itu juga merupakan gejala hiv. Umumnya, tanda HIV adalah kuku lebih tebal, dan warnanya menghitam.

Sponsors Link

  1. Kebingungan Atau Kesulitan Berkonsentrasi

Gejala hiv pada penderita aids hamil juga terkait dengan problem kognitif. Yaitu bisa memicu rasa bingung serta pikiran sulit berkonsentrasi. Tanda tanda demensia ini akan semakin kuat, jika penyakit tidak juga diobati.

Ada banyak gejala hiv yang terkait dengan poin sembilan di atas. Salah satunya adalah suka marah dan mudah tersinggung. Selain itu, beban memori yang tinggi, membuat pasien mudah lupa.

  1. Herpes Mulut Dan Herpes Kelamin

Gejala klinis penyakit hiv yang terakhir adalah terjadi herpes di dua organ yaitu mulut dan kelamin. Ini merupakan gejala awal pasien mengalami gangguan hiv.

Herpes kelamin adalah gejala yang paling berbahaya. Bahkan, dari kondisi inilah, hiv bisa ditularkan dengan mudah. Apalagi kalau bukan melalui hubungan seksual.

Demikianlah beberapa gejala klinis hiv yang perlu anda waspadai. Pastikan gejala gejala tersebut tidak terjadi pada tubuh anda. jika tidak, resiko AIDS bakal menyerang yang artinya, kehidupan anda di dunia bisa terganggu.

, , , , ,
Post Date: Tuesday 17th, September 2019 / 02:39 Oleh :
Kategori : Info HIV AIDS