Sponsors Link

7 Efek Samping Obat ARV Pada Tubuh Pasien HIV

Sponsors Link

Penyebab utama dari tubuh yang menderita penyakit AIDS yaitu adanya infeksi atau serangan dari virus HIV atau Human Immunodeficiency yang mana secara khusus hanya dapat terjadi pada tubuh manusia dan tidak pada mahluk hidup lainnya. Virus HIV diketahui hanya bekerja dalam melumpuhkan sistem imun tubuh manusia yang mana dapat terdiri dari sel darah putih dan sel CD4. Selama dalam tubuh keberadaan virus HIV terutama pada cairan tubuh yang mengandung sistem imun tubuh seperti darah dan dapat menimbulkan ciri orang terinfeksi HIV setelah memasuki tahapan tertentu dari infeksi virus.

ads

Akhir-akhir ini pasien HIV atau ODHA telah mampu untuk meningkatkan kualitas hidupnya tanpa harus takut merenggang nyawa akibat serangkaian penyakit yang menggerogoti tubuhnya secara perlahan, saat ini telah tersedia pengobatanHIV dengan menggunakan metode terapi ARV atau antiretroviral yang diketahui mampu untuk mengatasi AIDS dan menekan pertumbuhan virus selama dalam tubuh untuk menjadi lebih banyak. Pemanfaatan dari pengobatan ARV sebagai cara menghilangkan virus HIV ini sebenarnya juga dapat menimbulkan beberapa dampak atau efek samping terhadap tubuh, beberapa diantaranya yaitu :

  1. Nafsu makan yang menurun

Efek samping obat ARV pertama yang mungkin saja dapat terjadi yaitu menurunnya nafsu makan pasien HIV selama menerima dan mengkonsumsi beberapa jenis obat-obatan HIV. Ketika pasien HIV mengalami efek samping dari obat yang dikonsumsinya setiap hari, pasien dapat melakukan beberapa cara untuk mengatasinya. Membiasakan diri untuk mengkonsumsi makanan dalam porsi yang lebih sedikit dari porsi makan yang biasanya dapat mengatasi nafsu makan yang menurun karena lambung tidak akan terlalu berasa penuh, cara lainnya yaitu memilih mengkonsumsi suplemen makanna atau bisa juga jus dan smoothies yang kaya akan nutrisi dan serat. Bebebarapa cara perlu dilakukan agar tubuh tetap mendapatkan nutirisi dan energi walaupun sedang mengalami nafsu makan yang menurun.

  1. Lemak tubuh yang mengalami perubahan

Perubahan pada lemak tubuh ini biasanya dapat disebabkan oleh pengobatan ARV yang jenisnya NRTI dan kelas inhibitor yang merupakan pengobatan alternatif HIV/AIDS. Efek samping obat ARV ini akan terus berlangsung sehingga dibutuhkannya beberapa cara yang bertujuan mengontrol penimbunan lemak pada tubuh. Sangat dianjurkan kepada pasien HIV yang menerima pengobatan ARV untuk rutin melakukan olahraga yang mana dapat bertujuan untuk menurunkan berat badan yang mana disebabkan oleh bertambanya lemak pada tubuh. Selain itu biasanya untuk mengurangi efek samping ini pasien HIV akan mendapatkan suntikan polylactic acid di wajah untuk pasien yang mengalami hilangnya lemak pada bagian wajah.

  1. Diare terus menerus

Biasanya efek samping dari pengobatan dengan menggunakan protease inhobotors dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih sering diare. Diare yang dialami oleh pasien HIV dapat terus menerus terjadi dalam jeda waktu tertentu oleh karena itu penting untuk melakukan beberapa tindakan guna mengatasi diare yang terjadi. Pasien HIV dapat mengatasi diare ini dengan cara mengurangi konsumsi makanan berminyak, pedas serta produk makanan dan minuman yang berbahan dasar susu serta lemak yang tidak mudah larut.

  1. Menjadi lebih mudah merasakan kelelahan

Kelelahan ini akan selalu dialami oleh tubuh pasien dengan apapun jenis obat yang dikonsumsinya. Pada saat seperti ini penting untuk pasien HIV menjaga pola makan serta mengkonsumsi jenis makanan sehat yang tinggi akan serat dan energi agar dapat mampu memenuhi asupan tenaga tubuh. Kelelahan ini dapat juga diatasi apabila pasien mencoba menghentikan mengkonsumsi rokok dan alhokol serta melakukan olahraga secara rutin.

Sponsors Link

  1. Suasana hati yang mudah berubah

Perubahan yang tiba-tiba pada suasana hati atau perasaan ini dapat disebabkan oleh tubuh yang melakukan pengobatan efavirenz atau sutiva. Untuk mengarasi dan menghindari efek samping obat ARV yang satu ini ada baiknya untuk memerhatikan dosis obat yang dikonsumsi serta juga dapat berupa menghindari alkohol atau jenis obat yang dapat menimbulkan kecanduan dalam jangka waktu yang panjang kedepannya.

  1. Pusing, mual dan muntah

Hampir semua jenis obat-obatan yang digunakan dalam pengobatan ARV dapat memberikan efek samping pada tubuh yang berupa munculnya ciri-ciri HIV pada mulut, pusing, mual hingga muntah. Biasanya gejala ini secara langsung dapat berpengaruh pada menurunnya nafsu makan. Gejala mual dan muntah dapat juga terjadi pada lambung yang dipaksa untuk menampung banyak makanna oleh karena itu ada baiknya mengurangi porsi makan serta menghindari makanan yang memiliki rasa pedas dan panas karena dapat mengganggu lambung.

  1. Munculnya ruam pada kulit

Efek samping dari penggunaan obat ARV lainnya yaitu munculnya ruam pada permukaan kulit pasien HIV. Untuk mengatasi ruam ini pasien dapat menjaga kelembapan kulit dengan menggunakan lotion yang cocok dengan jenis kulitnya serta ada baiknya mandi menggunakan air hangat serta menghidari objek yang dapat memperparah ruam yang muncul tersebut.

Tubuh pasien HIV yang telah memilih untuk melakukan atau mengambil pengobatan ARV ini maka akan dipastiakn bahwa selama sisa hidupnya ia akan terus mengkonsumsi obat-obatan tersebut agar penyakit AIDS tidak kembali kambuh serta dapat terus mempertahankan jumlah sel CD4 dalam tubuhnya dengan cara menekan pertumbuhan atau aktivitas virus HIV guna menekan proses terjadinya HIV/AIDS.

, , , ,
Post Date: Wednesday 20th, December 2017 / 09:57 Oleh :
Kategori : Penyebab