Sponsors Link

9 Cara Menghilangkan HIV Sebelum Aids

Sponsors Link

HIV adalah satu-satunya penyakit yang belum ada obatnya. Namun, para ilmuan sudah mampu memproduksi obat yang bisa menghilangkan penyebab penyakit sifilis dan memperlambat infeksi hiv. Diharapkan, cara menghilangkan hiv semacam ini bisa menjadi solusi supaya penderita HIV bisa hidup lebih lama. Akan lebih luar biasa lagi, jika obat tersebut ternyata bisa menyembuhkan hiv secara total.

ads

Fungsi obat anti HIV yang beredar adalah mencegah virus berkembang menjadi aids. Karena jika penyakit ini sudah muncul, segala pengobatan sia-sia. Nyawa pasien tetap terancam.

Cara Menghilangkan HIV

Nah, narasi di bawah, akan menjelaskan tentang cara menghilangkan HIV penyebab penyakit menular seksual. Kami juga menyertakan obat-obat yang telah dijelaskan di awal. Silakan disimak semoga ada manfaatnya.

1. ARV

Obat hiv yang pertama adalah ARV. Sebuah resolusi medis untuk memutus protein pembentuk virus. Sehingga sel darah putih (Cd4) tetap aman dan sehat.

Obat ini harus dikonsumsi pasca pasien dinyatakan positif terinfeksi. Sehingga proses pengobatan lebih maksimal. Terlambat sedikit saja, sistem imun akan rusak. Sehingga resiko Aids tidak bisa dicegah lagi.

2. Obat PEP

Jika gejala penyebab hiv pada bayi sudah muncul kurang lebih selama tiga hari, maka pasien bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi obat tertentu. Obat ini disebut PEP yang merupakan singkatan dari Post Exposure Prophylaxis. Sedangkan menurut ilmu medis, PEP juga disebut profilaksis.

Tiga hari pasca infeksi merupakan masa terbaik pemakaian obat ini. Karena serangan virus masih lemah. Namun, jika sehari gejala sudah muncul, tindakan pengobatan dengan profilaksis lebih bagus lagi. Karena semakin cepat pengobatan, progres untuk sembuh semakin besar.

3. Jalani Terapi ART Dengan Teratur

Hiv tidak hanya memicu aids. Tetapi jika sudah parah, komplikasi berbahaya juga bisa muncul. Maka dari itu, sistem kekebalan tubuh harus dijaga.

Pastikan juga kadar Cd4 tetap berada pada ukuran 200 ke atas. Nah, terapi ART bisa dilakukan untuk menjaga kadar Cd4 tetap sehat. Sehingga komplikasi seperti CMC dan demensia tidak terjadi.

Selain itu, berkonsultasi secara rutin juga layak dilakukan. Minimal satu bulan sekali atau dua-tiga kali setiap tahun.

4. Menghindari Infeksi

Hiv terkadang disebabkan oleh infeksi opurtinistik. Seperti tuberkolosis penyebab hiv pada remaja yang penularannya melalui udara. Maka dari itu, jika anda positif hiv, gunakanlah pelindung mulut. Supaya virus tidak menular dan anda tidak tertular virus dari orang lain.

Selain itu, mengenal penderita penyakit infeksi juga penting dilakukan. Sehingga anda bisa menjaga jarak darinya. Baik di rumah maupun di luar rumah.

Sponsors Link

5. Hindari Jarum Suntik, Merokok, Dan Mengonsumsi Alkohol

Penderita Hiv mudah mengalami infeksi jika suka minum alkohol dan pecandu narkoba. Maka dari itu, hindari efek samping obat ARV tersebut. Yang perlu dihindari juga adalah kebiasaan merokok. Bahkan, rutinitas inilah penyebab infeksi oportunistik untuk hiv.

6. Mengonsumsi Obat Anti Biotik

Cara menghilangka hiv selanjutnya adalah diberikan antibiotik sejenis profilaksis. Yang umum adalah minum klaritomisin atau aztromisin. Fungsinya adalah meningkatkan jumlah sel darah putih yang kurang.

Jika selama 6 bulan pemakaian, Cd4 sudah berada di ukuran 100, berarti obat harus distop. Karena jika dilanjutkan, sel darah putih justru abnormal. Ini cara penyebaran Aids yang harus diwaspadai.

7. Cegah Penularan

Bagi penderita hiv, bijaklah dengan menjaga diri dan orang lain. Caranya adalah hentikan penularan virus dan infeksi oportunistik seperti tubercolosis. Karena jika penyakit ini menular, hiv akan berpindah dengan cepat.

Selain menjaga tanda penderita hiv agar tidak menular, pasien juga bisa mengkonsumsi obat anti virus dan anti tubercolosis minimal selama 3 minggu. Selain itu, pastikan menggunakan kondom ketika sedang berhubungan badan.

Sponsors Link

8. Terapi Antiretroviral

Terapi antiretroviral merupakan terapi obat untuk mencegah pembelahan virus hiv di dalam tubuh. Selai itu, obat ini mencegah penularan ke orang lain. Terapi ini sangat efektif untuk menghilangkan ciri anak terkena aids apalagi jika dilakukan dengan rutin dan resepnya terjaga.

9. Dapatkan Vaksin

Untuk anda yang mengalami masalah dengan imun lemah dan gejala hiv lanjutan, pastikan mendapatkan suntikan vaksinasi dengan rutin. Hal ini tidak hanya mengobati penyakit, tetapi juga mencegah munculnya virus hiv.

Namun, untuk mendapatkan vaksin yang berkualitas, pasien harus berkonsultasi dengan dokter spesialis. Sehingga obat yang diberikan disesuaikan dengan kondisi anda.

Hiv penyebab aids pada anak merupakan penyakit paling berbahaya di dunia. Bahkan, hingga saat ini, masih belum ditemukan obatnya yang ampuh. Atas dasar itulah, cara menghilangkan hiv di atas bisa dilakukan jika status masih ringan dan belum muncul penyakit aids.

, , , ,
Post Date: Thursday 08th, August 2019 / 09:36 Oleh :
Kategori : Pengobatan