Sponsors Link

10 Cara Mencegah HIV AIDS pada Wanita Paling Mudah

Sponsors Link

Sebagai wanita, Anda pasti tidak ingin terserang virus HIV dan menjadi seseorang yang memiliki penyakit HIV AIDS. Oleh karena itu, berikut ini kami hadirkan upaya pencegahan HIV AIDS pada wanita.

ads

1. Ketahui Status Pasangan Anda

Sebagai wanita, anda pun harus berani dan tegas untuk mengetahui status pasangan anda sebelum menikahinya. Anda wajib mengetahui apakah dia memiliki suatu penyakit tersembunyi, seperti HIV AIDS.

Pasangan yang akan menikah penting untuk jujur satu sama lain, mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan juga penting untuk mengecek kesehatan sebelum menikah.

Ketika anda sudah mengetahui status pasangan anda dipastikan bersih atau bebas dari virus HIV, kehidupan anda tentu saja akan menjadi lebih tenang. Ini adalah sebuah tindakan penting untuk menjaga diri anda sendiri.

2. Pergunakan Kondom Ketika Berhubungan Seks

Sekalipun pasangan anda dinyatakan steril, anda tetap harus menjaga kehidupan sesks anda tetap sehat. Pergunakan kondom ketika berhubungan seks. Penggunaan kondom dapat mencegah penularan HIV dan mencegah penyebaran penyakit lainnya.

3. Belajar Cara Menggunakan Kondom

Salah satu cara mencegah hiv aids pada wanita ialah ia juuga harus tahu cara menggunakan kondom. Tidak hanya pasangan saja yang harus menjaga kesehatan, dan memastikan kondom dapat digunakan dengan baik.

Pihak wanita juga musti bekerjasama memastikan menggunakan kondom untuk keamanan bersama. Anda juga harus teliti ketika hendak menggunakan kondom, pastikan bahwa tanggal kondom yang akan anda pakai masih berlaku alias tidak kadaluarsa.

4. Jangan Pergunakan Kondom Rusak

Ini berhubungan dengan nomor tiga, di mana anda jangan sampai menggunakan kondom rusak atau kadaluarsa. Pencegahan HIV secara penuh juga berarti harus hati-hati menggunakan alat pencegahan tersebut. Kondom rusak jelas akan meningkatkan faktor risiko HIV AIDS pada anda.

Sedangkan kondom rusak, juga akan meningkatkan potensi infeksi akibat bakteri kadaluarsa yang ada di kondom. Jadi, gunakan kondom yang masih baru dan lakukan dengan aman, jangan sampai rusak.

5.  Hindari Berhubungan Seks Beresiko

Sebagai wanita, anda pun memiliki hak untuk mengurangi hubungan seks anda agar mnejadi tidak beresiko. Anda harus bisa mengontrol pasangan sehingga anda dan pasangan bebas dari risiko hubungan seks yang liar, seperti menggunakan mulut atau anal. Jangan berlebihan hingga menimbulkan luka, ini bisa menyebabkan risiko penyakit lain, meskipun anda tidak memperlihatkan  tanda tertular HIV.

Sponsors Link

6. Waspada Ketika Melakukan Transfusi Darah

Berhati-hati ketika melakukan transfusi darah dan selalu pergunakan jarum suntik yang steril. Jika perlu tanya jarum suntik yang akan digunakan, atau cari tahu mengenai donor darah yang akan anda terima, untuk mencegah anda terinfeksi sebuah virus dari darah tersebut.

7. Praktik Metode Pre-exposure Prophylaxis

Cara mencegah HIV AIDS berikutnya ialah belajar metode Pre-exposure prophylaxis yaitu metode penggunaan obat-obatan untuk mencegah penularan virus. Metode ini bisa dilakukan dengan mudah, yang harus anda lakukan hanyalah mengonsumsi obatan-obatan atau vitamin yang memiliki kandungan untuk mencegah penularan virus HIV. Anda hanya harus mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang diberikan kepada anda.

8. Berikan Pendidikan Tentang Seks

Untuk mencegah HIV AIDS pada wanita diperlukan juga pendidikan seks kepada wanita. Ajari wanita untuk mengetahui bahaya seks bebas, praktis seks beresiko, cara menggunakan kondom sampai resiko menggunakan seks toys.

ads

Pendidikan ini disarankan juga diberikan kepada remaja perempuan yang sudah mulai tertarik dengan lawan jenis. Pendidikan seks dapat menjadi bantuan untuk membentengi anak-anak, remaja perempuan, dan para perempuan pada umumnya untuk melakukan praktis seks yang sehat.

Jangan menghindari pendidikan seks, meski masyarakat menganggap membicarakan pendidikan seks dianggap tabu, namun di jaman modern pendidikan seks penting untukd diketahui semua orang. tujuannya agar mereka mampu berpikir lebih dewasa dan tidak sembarangan melakukan kegiatan seks.

9. Hindari Mengkonsumsi Minuman Keras

Setiap orang harus menghindari mengonsumsi minuman keras terlalu banyak. Tidak hanya laki-laki saja, peringatan ini juga berlaku pada wanita. Alasannya, karena minuman alkohol akan berdampak buruk pada sel-sel tubuh. minuman alkohol berpotensi mengurangi kemampuan sel-sel tubuh untuk melawan virus jahat yang masuk ke dalam tubuh.

Lalu ketika virus HIV masuk ke dalam tubuh, virus ini menjadi lebih mudah aktif dan menyerang ketahanan tubuh. karena sejatinya virus ini tidak dapat berkembang jika ketahanan tubuh anda kuat.

Belum lagi dengan persoalan ketergantungan. Seseorang yang terlalu banyak minum minuman keras bisa mengalami kecanduan alkohol, dan ini semakin tidak baik untuk ketahanan tubuhnya. Ia menjadi sulit untuk melepasnya.

10. Screaning Kehamilan Anda

Untuk wanita, ini sangat penting, pencegahan penularan HIV kepada bayi harus dilakukan sejak awal. Ketika seorang wanita hamil dan ia mulai mengalami gejala awal HIV, maka harus segera dilakukan pengecekan atau screaning pada kehamilannya.

Screaning ialah metode untuk mengidentifikasi gejala yang mungkin ada pada seseorang yang terjangkiti. Dikarenakan penularan virus bisa terjadi antara ibu hamil dan janinnya maka diperlukan identifikasi untuk memastikan seberapa kuat janin bertahan dari virus tersebut, sekaligus untuk mengetahui seberapa besar resiko janin akan terinfeksi ketika proses persalinan terjadi.

Perlu diingat bahwa proses penularan virus HIV pada ibu hamil pada janinya ialah terjadi ketika proses persalinan. Oleh karenanya diperlukan persiapan matang untuk memastikan janin bisa bebas dari virus.

Demikian pemaparan cara mencegah HIV AIDS pada wanita yang harus anda ketahui. Poin terakhir sangat penting untuk diketahui oleh ibu hamil yang memerlukan pendampingan ketat ketika ia diketahui positif HIV menjelang persalinan.

, , , ,
Post Date: Sunday 21st, October 2018 / 04:46 Oleh :
Kategori : Pencegahan