Sponsors Link

6 Cara Mencegah AIDS pada Anak Sejak Dini

Sponsors Link

AIDS adalah penyakit berbahaya yang timbul karena virus HIV. Supaya anak terhindar dari bahaya AIDS kita harus mencegahnya mulai dari diri kita sendiri, seperti memperbaiki gaya hidup kita yang sebelumnya kurang sehat menjadi bergaya hidup sehat. Menghindari seks bebas atau seks tanpa pengaman yang baik.

ads

Dianjurkan pula untuk selalu memeriksakan keadaan diri secara rutin supaya lekas mengetahui jika ada suatu masalah pada tubuh, seperti ditemukannya tanda-tanda gejala awal terinfeksi HIV pada diri kita atau tidak, supaya ke depan dapat mencegah AIDS pada anak.

Lebih jauh, berikut cara mencegah AIDS pada anak di mana orang tua rentan dengan faktor risiko HIV AIDS.

1. Mencegah Transmisi HIV dari ibu ke anak

Cara mencegah AIDS pada anak yang pertama adalah memastikan tidak terjadi transmisi HIV dari ibu ke anak. Penyebaran HIV dapat terjadi dari ibu hamil ke bayinya. Ibu hamil yang terinfeksi HIV rentan atau berisiko tinggi menularkan virus HIV kepada anak selama proses kehamilan, persalinan dan lewat susu ASI yang diberikannya kepada bayinya. Oleh karenanya, diperlukan perawatan kombinasi, selain perawatan pada bayi juga diperlukan perawatan pada ibu dan virus HIVnya.

Perawatan kombinasi obat HIV dapat meningkatkan kesehatan si ibu dan memberikan peluang penurunan faktor risiko penyebaran HIV dari ibu ke bayi sebelum, selama, dan juga setelah persalinan. Perawatan kombinasi ini harus dimulai sedini mungkin sejak kehamilan sehingga sangat penting terjadi koordinasi dan keterbukaan antara pasien dengan dokter spesialisnya.

2. Perawatan untuk melindungi bayi Anda

Jauhkan anak dari gejala HIV pada anak dengan perawatan yang tepat. Jika anda mendapati diri anda sendiri telah positif HIV sebelum hamil, maka sedini mungkin lakukanlah perawatan. Bicarakan secara profesional terkait penyakit anda dengan para dokter dan perawat profesional yang fokus pada isu HIV AIDS.

Demikian juga ketika anda didiagnosis HIV pada saat sedang hamil, maka sangat dianjurkan untuk anda segera mendapatkan perawatan guna melindungi bayi anda setiap hari. Perawatan penggunaan obat ARV dapat melindungi bayi selama di dalam kandungan dan juga selama proses persalinan.

Akan tetapi sebelum melakukan perawatan dengan obat ARV, ibu harus tahu fakta obat ARV terlebih dahulu dari dokter supaya mendapatkan dosis yang tepat.

3. Melindungi bayi Anda selama persalinan

Cara mencegah AIDS pada anak selanjutnya dan sangat penting ialah melindungi bayi anda selama proses persalinan karena dalam proses inilah rentan terjadi pertukaran virus HIV dari tubuh ibu ke bayi melalui cairan plasenta yang pecah.

Cara menghindari penularan HIV AIDS yang harus dilakukan oleh dokter untuk membantu ibu bayi mencegah terjadinya penularan HIV AIDS pada bayinya ialah membantu proses persalinan normal atau melalui cesar. Umumnya dokter akan menyarankan operasi cesar dimana risiko penularan lebih kecil dibandingkan persalinan normal untuk wanita yang terinfeksi HIV.

Sponsors Link

4. Melindungi bayi selama menyusui

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya ASI juga mengandung HIV AIDS. Oleh karenanya cara mencegah AIDS pada anak berikutnya ialah memastikan anak terbebas dari ASI yang mengandung virus HIV di dalamnya. Ibu harus bisa mendapatkan akses susu formula yang tepat untuk bayi atau mendapatkan ibu susu yang bebas dari HIV AIDS.

Jika anda memaksa diri untuk menyusui, anda harus selalu menggunakan obat ARV untuk mencegah virus aktif terkonsumsi oleh anak anda. tahap pemberian ASI dari ibu hamil yang terinfeksi HIV pun terbatas, hanya boleh setidaknya selama 6 bulan saja.

Di samping itu, anak yang lahir dari ibu yang terinfeksi HIV harus rutin diperiksakan ke dokter terkait dengan keberadaan virus HIV tersebut, apakaha ada atau tidak tanda-tandanya. Bila ditemukan anak sebaiknya mendapatkan perawatan intensif di bawah dokter anak yang fokus pada isu cara menghadapi anak yang terkena HIV.

5. Bayi Harus Mendapatkan Obat Provilaksis

Cara mencegah AIDS pada anak yang baru lahir dari ibu yang terinfeksi HIV ialah setelah 12 jam dilahirkan bayi harus segera mendapatkan perawatan dan obat provilaksis. Obat ini sejenis dengan obat ARV yang kadarnya disesuaikan dengan berat badan bayi pada saat lahir dan sampai satu setengah bulan kemudian.

Sponsors Link

setelah itu, bayi harus menjalani cek VCR untuk melihat obat dapat bekerja dengan baik atau tidak. Jika terjadi reaksi yang baik, keadaan bayi harus kembali diperiksa setelah 18 bulan di mana anak mulai mempunyai kekebalan tubuh sendiri.

bayi yang dilahirkan dari ibu positif HIV akan terlihat positif HIV karena membawa imun dari ibunya namun setelah 18 bulan bayi akan memiliki imun sendiri, pada saat itulah diperlukan cek up untuk melihat kondisi anak secara menyeluruh.

6. Memberi Pemahaman Anak tentang HIV AIDS

Definisi HIV AIDS menurut para ahli dapat diakses dengan mudah jika anda ingin memberikan pemahaman pada anak tentnag HIV AIDS. Pada poin ini, cara mencegah AIDS pada anak meskipun anda tidak positif HIV ialah memberikan ilmu pengetahuan tentang penyakit dan virus HIV.

Dengan memahami dan mendapatkan informasi yang tepat, anak dapat belajar dan mengetahui cara menghindarkan dirinya sendiri dari virus HIV penyebab AIDS di kemudian hari ketika dia sudah dewasa. Cara ini adalah awal yang baik untuk membentengi anak dari bahaya penyakit tersebut. di saat anak sudah dapat bergaul di lingkungan, anak sudah terbekali dengan informasi yang berguna untuk melindungi dirinya sendiri.

Demikian pemaparan tentang cara mencegah AIDS pada anak yang semestinya dapat diterapkan oleh setiap orang tua.

, , , ,
Post Date: Friday 30th, November 2018 / 04:20 Oleh :
Kategori : Pencegahan