Sponsors Link

Apakah Penderita HIV Bisa Gemuk? Ini Jawabannya

Sponsors Link

Penderita hiv biasanya sulit memiliki badan gemuk. Bahkan, sebagian besar penderita mengalami penurunan berat badan yang ekstrem. Sekalipun begitu, penderita hiv masih bisa meningkatkan berat tubuhnya secara perlahan lahan. Asalkan mereka tahu cara melakukannya dengan makan makanan untuk meningkatkan cd4. Benarkah! Apakah penderita hiv bisa gemuk?

ads

Penyebab ODHA Susah Gemuk

Penderita hiv sulit gemuk disebabkan kondisi tertentu. Selain akibat infeksi virus, penurunan selera makan juga menjadi penyebabnya. Orang yang mengalami hiv, berarti sistem imunnya bermasalah. Akibat yang terjadi, tubuh serasa tidak nyaman sehingga untuk makan saja menjadi malas.

Berikut penyebab ODHA sulit gemuk yang lebih lengkap, yaitu:

1. Selera Makan Menurun

Ketika imun lemah, energi tubuh menjadi terkuras. Pada kondisi ini, seharusnya selera makan makanan setelah minum ARV ditingkatkan supaya stamina tetap terjaga. Akan tetapi, untuk penderita hiv, hasrat ini sangat kurang. Penyebabnya bermacam macam, diantaranya adalah:

  1. Efek samping obat
  2. mual dan muntah
  3. Depresi
  4. Kelelahan yang parah

2. Diare

Penyebab pasien hiv tidak gemuk selanjutnya adalah diare. Hal ini menjadikan makanan tidak diserap sempurna. Sehingga, tidak ada nutrisi di dalam tubuh. Bagaimana bisa gemuk, jika fitonutrien tubuh jumlahnya tidak maksimal?

Proses Metabolisme makanan yang mengandung cd4 adalah makanan dipecah menjadi sari nutrisi. Setelah itu, gizi tersebut dikirim ke seluruh organ menjadi energi dan massa. Jika nutrisi berkurang, tentu massa otot tidak terbentuk. Artinya, tubuh tidak berkembang dengan baik.

3. Infeksi

Penderita hiv tidak gemuk karena infeksi. Pasalnya, semua nutrisi diserap imun untuk melindungi tubuh dari bakteri. Sehingga tubuh kekurangan fitonutrien. Efeknya tidak hanya lelah, berat tubuh juga berkurang.

Ironinya, jika nutrisi makanan buah untuk meningkatkan cd4 tidak mencukupi, imun akan mengambil energi dari protein otot. Sehingga, tidak hanya pasien sulit gemuk, rematik dan osteoporosis juga bisa terjadi.

Sponsors Link

Cara Menambah Berat Badan Untuk ODHA

Sekalipun peluang gemuk tidak besar, penderita hiv masih bisa menambah berat tubuhnya dengan cara menghindari penyebab penyakit sifilis. Berikut cara melakukannya, yaitu:

1. Makan Lebih Banyak Kalori

Sekalipun malas makan, anda harus memaksanya. Usahakan asupan yang dikonsumsi mengandung banyak kalori. Seperti makanan karbo dan makanan dengan kandungan lemak tak jenuh.

Untuk makanan semacam ini, anda bisa mengkonsumsinya secara teratur. Terutama yang tergolong makanan pokok seperti ubi, nasi, kentang dan lain lain.

2. Sering Makan Camilan

Jika selera makan menurun, pasien hiv bisa mengganti dengan makan camilan. Namun, pastikan kue, buah, snack yang dikonsumsi sehat dan menyehatkan.

Makan camilan sehat membantu meningkatkan kadar protein di tubuh. Selain itu, kalorinya bagus untuk mengatasi rasa lapar. Atas dasar itulah, silakan makan camilan secara teratur, seperti kacang almon, buah dan yogurt.

3. Makan Lebih Sering

Jangan ikuti selera makan yang sedang turun penyebab hiv pada bayi. Karena itu berbahaya bagi tubuh Anda. Untuk penderita hiv, makan lebih sering sangat dianjurkan. Supaya kalori tubuh tetap terjaga.

Ingat, ketika infeksi menyerang, imun akan melemah. Jika tidak disertai nutrisi yang baik, imunitas semakin rusak dan muncul AIDS.

Sponsors Link

4. Olahraga

Apakah penderita hiv bisa gemuk? Jawabannya bisa. Asalkan penderita berolahraga rutin. Dengan berolahraga, bukan hanya massa otot yang terbentuk, pikiran stres penyebab hiv pada remaja juga hilang. Pasalnya gerakan olahraga mengandung relaksasi yang luar biasa.

Tubuh membutuhkan cadangan energi. Biasanya, zat penunjang stamina tersebut disimpan di tulang. Jika anda rajin olahraga, otomatis tubuh akan membakar nutrisi menjadi energi. Artinya, cadangan stamina anda tidak akan habis.

5. Mengobati Infeksi

Agar tubuh gemuk, penderita hiv harus meningkatkan selera makan. Salah satu caranya dengan mengobati infeksi. Jika gangguan bakteri dari efek samping obat ARV berhasil di atasi, secara sendirinya, rasa lapar akan muncul. Karena pada kondisi itu, kerja imun sudah normal. Proses metabolisme juga lancar.

Sebaliknya, jika infeksi masih terjadi, anda juga malas makan, tentu berat badan tidak akan naik. Yang ada, tubuh terlihat kurus dan kering. Pasalnya, bakteri tidak memberi ruang agar metabolisme bekerja dengan baik. Efeknya, sirkulasi darah tidak lancar, massa otot juga mengecil.

Nah, menurut kami pertanyaan apakah penderita hiv bisa gemuk sudah terjawab dengan alasan kuat. Jawabannya adalah “bisa” dengan syarat jalankan pola hidup sehat dan hindari cara penyebaran aids. Terutama rutinitas makan makanan bernutrisi.

, , , ,
Post Date: Thursday 22nd, August 2019 / 04:09 Oleh :
Kategori : Info HIV AIDS